Hari rabu yang lalu tiba-tiba Cia sibuk di dapur. Ketika ditanya apa yang dilakukannya dia menjawab sedang membantu mencuci piring kotor. Dia mengerjakan yang berbahan plastik dan bukan pecah belah. Wah, tentunya inisiatif ini perlu dipresiasi. Saya berterima kasih atas bantuannya, dan ini membuat matanya berbinar-binar. Saya kagum dengan hasilnya yang sudah lumayan bersih sehingga saya tidak perlu mengulang semua langkahnya.
Mendapat pujian membangkitkan semangatnya membantu pekerjaan rumah. Dia mengambil sapu dan langsung menyapu dapur. Kegiatan ini masih perlu latihan tambahan.hehe. Namun lagi-lagi inisiatifnya sangat luar biasa. Paling tidak dapur bersih dari rontokan kelupasn cat dinding yang berserakan.
Selesai mengerjakan ini itu, dia lalu berkata, "Bun, aku mau nabung buat beli mainan. Aku boleh minta uang, ya."
Hihi sudah pandai rupanya. Kesepakatan kami, jika dia mau beli mainan dia harus menabung. Uangnya didapat ketika membantu bunda atau ayah. Atau ketika dia melelang karyanya. Walau kesepakatan ini belum berjalan 100%, kami senantiasa belajar berkomitmen menjalankannya.
Bravo, Kak Cia.

No comments:
Post a Comment