Ketika iklan di tv latah dengan mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan mulai banyak yang membahas tentang mudik, Cia mulai menanyakan pengeritannya.
"Bun, ibadah puasa itu apa, sih?"
Pertanyaan ini sedikit mengejutkan karena sebenarnya dia sudah mulai latihan berpuasa walau masih sampai siang hari. Lalu saya jawab bahwa ibadah adalah sebuah perbuatan untuk mendapatkan kasih sayang Tuhan, contohnya ibadah puasa.
"Oooo, ibadah itu puasa?"
"Hmmm...salah satunya puasa. Ibadah itu ada banyaaaak sekali."
"Oooo...jadi ibadah puasa itu biar disayang sama Alloh, ya, Bunda."
Sampai di sini dia melanjutkan aktivitasnya. Mulailah lagi suara monolog, nyanyian, dan diselingi teriakan terdengar. Kemudian muncul iklan lain yang menarik perhatiannya.
"Bunda, mudik itu apa, sih?"
"Mudik itu, adalah ketika kita pulang ke kampung halaman, kak."
"Kenapa?"
Nah, jika sudah mulai memasuki pertanyaan "kenapa", emak harus berpikir serius ini.
"Ya untuk bertemu saudara yang sudah lama kita nggak ketemu. Kaya kakung, uti, om, dan lain-lain."
"Oooo....Lama kita ke sana, nginep nggak?"
"Ya, nginep, Kak. Kita nginepnya lama karena kampung kan jauh."
"Oooo....Oke, Bunda."
Sore hari menjelang maghrib, Cia berada di mushola. Ketika di tanya apa yang dilakukannya, dia sedang berdoa 😀😀😀.
"Berdoa apa, kak?"
"Yaaa, berdoa macem-macem, Bun. Doa sebelum makan, sebelum tidur, doa berbuka puasa."😆😆😆
"Maksud Bunda, Kakak itu berdoa minta apa ke Alloh?"
"Cia minta supaya disayang Alloh, Bunda."
Subhanalloh....anak sholihah. Amiiiin...
Kepolosan anak kadang membuat saya emaknya tak bisa berkata-kata. Keinginan yang tampaknya sederhana, namun jika kita mau melihat lebih jauh memiliki makna yang sangat dalam. Sesungguhnya anak-anak adalah guru saya dalam kejujuran, kesucian, dan ketulusan.
Love love love Kakak.
No comments:
Post a Comment