Malam ini setelah maghrib Aqila belajar menulis atas inisiatif sendiri. Setelah sukses menulis angka 1 2 3 dari kanan ke kiri
Buku yang diambil adalah kisah 25 Nabi dan Rosul. Haaa, ini pe er banget buat saya bagaimana menceritakan kisah-kisah ini sesuai nalar anak usia 5th. Untungnya dia menanyakan gambar-gambar yang ada di buku. Jadi emaknya bisa sedikit berimprovisasi dengan bahasa yang mudah dia mengerti.
"Selesai" buku 25 Nabi dan Rosul, Aqila mengambil buku lain kisah Nabi Muhammad. Buku ini lebih mudah untuk diceritakan karena banyak gambar dengan bahasa yang sederhana. Kisah singkat Nabi Muhammad dari bayi sampai ketika Rosul harus ikut pamannya ini berhasil menarik perhatian Aqila, sampai minta dibacakan lagi.
Dari kisah itu, dia menganalogikan dengan kisahnya sendiri.
"Kan bunda yg nenenin adek. Trus bunda kan tidak sakit," begitu katanya.
Lalu saya jelaskan bahwa itu kisah Nabi Muhammad. Dan kisah setiap orang berbeda. Saya jelaskan mengenai sedikit riwayat hidupnya. Rupanya ini cukup membuatnya memahami tentang kisah perjalanan hidup. Saya ceritakan mulai dari dia bayi hingga punya adik bayi jika dia menjadi anak baik dan sholihah maka ayah bunda bahagia. Kisah Nabi Muhammad sudah lama terjadi. Nah, karena masih senang dengan dino, dia bertanya lama mana kisah Nabi dengan dino. Aw..aw..masih tidak ketinggalan di setiap cerita si dino.hehehe.
(Proses bercerita ini pun harus menyesuaikan dengan tingkah baby Bee yg tdk mau ketinggalan baca dan sedikit memonopoli buku.hehehe)
Dari seluruh cerita, rupanya kakak mengambil kesimpulan bahwa dia harus menjadi anak sholih. Supaya dapat syafaat dan masuk surga. Dan di sinilah muncul pertanyaan amazingnya.
"Adakah mainan di surga?"
Lalu saya dicecar dg berbagai macam mainannya masihkah dia bisa main di surga? Life is so simple in her mind. Lalu saya tegaskan bahwa nikmat tertinggi ketika kita masuk surga adalah berjumpa dg Alloh. Sampai di sini rupanya sudah puas dia bertanya (untuk saat ini). hehe
Another story of Cia
No comments:
Post a Comment